Rabu, 04 Maret 2020

MAKALAH NEGOSIASI | MEMBUAT KESEPAKATAN NEGOSIASI




MAKALAH TENTANG MEMBUAT KESEPAKATAN MELALUI NEGOSIASI












DISUSUN OLEH :
 KELOMPOK IV
MELDA
 AGUS PRAYOGA
 MIRA ANANDA
NADIA FITRIYANI
DANIL FIRNANDO






SMA.N 3 KABUPATEN TEBO
TAHUN AJARAN 2019/2020








KATA PENGANTAR

            Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang atas berkat dan rahmatnya saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah saya yang berjudul “Membuat kesepakatan melalui Negosiasi” ini tanpa ada masalah atau perihal sedikitpun.
            Adanya pun makalah ini dibuat sesuai dengan aturan dan perintah yang telah dikeluarkan oleh guru saya yang bertujuan sebagai tugas dan nilai tambah saya dalam pelajaran yag digelutinya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu saya dalam penyusunan makalah saya yang tidak sempurna ini. Saya juga meminta maaf apabila ada kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam penyusunan makalah ini karena saya pun sebagai penyusun hanyalah manusia biasa.
               Dengan ini, saya berharap makalah saya ini dapat bermanfaat kedepannya bagi kita semua.




Tebo,   Maret 2020




Penyusun






BAB I
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG

Negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak-pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. Menurut KBBI, Negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) lain.

Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi. Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Contoh kasus mengenai negosiasi, seperti Christoper Columbus meyakinka. Ratu Elizhabet untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris dalam perang besar yang memakan banyak biaya atau sengketa pulau Sipadan – Ligitan - pulau yang berada di perbatasa Indonesia dengan Malaysia – antara Indonesia dengan Malaysia.

B.   RUMUSAN MASALAH
a.    Definisi negosiasi ?
b.    Apa langkah – langkah dalam melakukan negosiasi ?


C   TUJUAN PENULISAN
a.       Untuk mengetahui pentingnya negosiasi dalam dunia bisnis. Serta menganalisis mengenai proses negosiasi, ketrampilan dalam negosiasi, dan  tipe-tipe negosiator secara lebih jelas.
b.      Mengetahui pengalaman bernegosiasi yang saya miliki.




BAB II
PEMBAHASAN

A.   DEFINISI NEGOSIASI
           Definisi negosiasi secara formal dapat diartikan sebagai suatu bentuk pertemuan bisnis antara dua pihak atau lebih untuk mencapai suatu kesepakatan bisnis. Negosiasi merupakan perundingan antara dua pihak dimana didalamnya terdapat proses memberi, menerima, dan tawar menawar. Selain itu negosiasi juga merupakan ijab kabul dari sebuah proses interaksi yang dilakukan oleh kedua belah pihak untuk saling memberi dan menerima atas sesuatu yang ditentukan dengan kesepakatan bersama.

·       Keterampilan – keterampilan dasar
Berikut ini adalah keterampilan-keterampilan dasar dalam bernegosiasi yaitu :
1.      Ketajaman pikiran / kelihaian
2.      Kesabaran
3.      Kemampuan Beradaptasi
4.      Daya tahan
5.      Kemampuan bersosialisasi
6.      Konsentrasi
7.      Kemampuan berkomunikasi
8.      Memiliki selera humor

       Kriteria Negosiasi
Adapun criteria dalam melakukan negosiasi antara lain :
1.      Ada pihak – pihak yang terlibat
2.      Ada tujuan yang hendak dicapai setiap pihak
3.      Ada permasalahan yang dibahas
4.      Ada proses tawar-menawar
5.      Ada harapan mencapai kesepakatan


B.  LANGKAH – LANGKAH DALAM MELAKUKAN NEGOSIASI
1.      Persiapan
        Langkah pertama dalam melakukan negosiasi adalah langkah persiapan. Persiapan yang baik merupakan fondasi yang kokoh bagi negosiasi yang akan kita lakukan. Hal tersebut akan memberikan rasa percaya diri yang kita butuhkan dalam melakukan negosiasi. Yang pertama harus kita lakukan dalam langkah persiapan adalah menentukan secara jelas apa yang ingin kita capai dalam negosiasi. Tujuan ini harus jelas dan terukur, sehingga kita bisa membangun ruang untuk bernegosiasi. Tanpa tujuan yang terukur, kita tidak memiliki pegangan untuk melakukan tawar-menawar atau berkompromi dengan pihak lainnya.
Hal kedua dalam persiapan negosiasi adalah kesiapan mental kita. Usahakan kita dalam kondisi relaks dan tidak tegang. Cara yang paling mudah adalah dengan melakukan relaksasi. Bagi kita yang menguasai teknik pemrograman kembali bawah sadar (subconscious reprogramming) kita dapat melakukan latihan negosiasi dalam pikiran bawah sadar kita, sehingga setelah melakukannya
berkali-kali secara mental, kita menjadi lebih siap dan percaya diri.

a.         Pembukaan
           Mengawali sebuah negosiasi tidaklah semudah yang kita bayangkan. Kita harus mampu menciptakan atmosfir atau suasana yang tepat sebelum proses negosiasi dimulai. Untuk mengawali sebuah negosiasi dengan baik dan benar, kita perlu memiliki rasa percaya diri, ketenangan, dan kejelasan dari tujuan kita melakukan negosiasi. Ada tiga sikap yang perlu kita kembangkan dalam mengawali negosiasi yaitu: pleasant (menyenangkan), assertive (tegas, tidak plin-plan), dan firm (teguh dalam pendirian). Senyum juga salah satu hal yang kita perlukan dalam mengawali sebuah negosiasi, sehingga hal tersebut akan memberikan perasaan nyaman dan terbuka bagi kedua pihak. Berikut ada beberapa tahapan dalam mengawali sebuah negosiasi:
a. Jangan memegang apa pun di tangan kanan anda ketika memasuki ruangan negosiasi;
b. Ulurkan tangan untuk berjabat tangan terlebih dulu;
c. Jabat tangan dengan tegas dan singkat;
d. Berikan senyum dan katakan sesuatu yang pas untuk mengawali pembicaraan.
Selanjutnya dalam pembicaraan awal, mulailah dengan membangun common ground, yaitu sesuatu yang menjadi kesamaan antar kedua pihak dan dapat dijadikan landasan bahwa pada dasarnya selain memiliki perbedaan, kedua pihak memiliki beberapa kesamaan yang dapat dijadikan dasar untuk membangun rasa percaya.
b.      Memulai proses negosiasi
Langkah pertama dalam memulai proses negosiasi adalah menyampaikan (proposing) apa yang menjadi keinginan atau tuntutan kita. Yang perlu diperhatikan dalam proses penyampaian tujuan kita tersebut adalah:
a.       Tunggu saat yang tepat bagi kedua pihak untuk memulai pembicaraan pada materi pokok
negosiasi;
b.      Sampaikan pokok-pokok keinginan atau tuntutan pihak anda secara jelas, singkat dan penuh
percaya diri;
c. Tekankan bahwa anda atau organisasi anda berkeinginan untuk mencapai suatu kesepakatan dengan mereka;
d. Sediakan ruang untuk manuver atau tawar-menawar dalam negosiasi, jangan membuat hanya dua pilihan ya atau tidak;
e. Sampaikan bahwa ”jika mereka memberi anda ini anda akan memberi mereka itu – if you’ll give us this, we’ll give you that.” Sehingga mereka mengerti dengan jelas apa yang harus mereka berikan sebagai kompensasi dari apa yang akan kita berikan.
f. Hal kedua dalam tahap permulaan proses negosiasi adalah mendengarkan dengan efektif apa yang ditawarkan atau yang menjadi tuntutan pihak lain. Mendengar dengan efektif memerlukan kebiasaan dan teknik-teknik tertentu. Seperti misalnya bagaimana mengartikan gerakan tubuh dan ekspresi wajah pembicara. Usahakan selalu membangun kontak mata dengan pembicara dan kita berada dalam kondisi yang relaks namun penuh perhatian.

a.    Zona Tawar Menawar (The Bargaining Zone)
tawar menawar

Dalam proses inti dari negosiasi, yaitu proses tawar menawar, kita perlu mengetahui apa itu The Bargaining Zone (TBZ). TBZ adalah suatu wilayah ruang yang dibatasi oleh harga penawaran pihak penjual (Seller’s Opening Price) dan Tawaran awal oleh pembeli (Buyer’s Opening Offer). Di antara kedua titik tersebut terdapat Buyer’s Ideal Offer, Buyer’s Realistic Price dan Buyer’s Highest Price pada sisi pembeli dan Seller’s Ideal Price, Seller’s Realistic Price dan Seller’s Lowest Price pada isi pembeli. Kesepakatan kedua belah pihak yang paling baik adalah terjadi di dalam wilayah
yang disebut Final Offer Zone yang dibatasi oleh Seller’s Realistic Price dan Buyer’s Realistic Price. Biasanya kesepakatan terjadi ketika terdapat suatu overlap antara pembeli dan penjual dalam wilayah Final Offer Zone.

b.  Membangun Kesepakatan

membangun kesepakatan

Babak terakhir dalam proses negosiasi adalah membangun kesepakatan dan menutup negosiasi. Ketika tercapai kesepakatan biasanya kedua pihak melakukan jabat tangan sebagai tanda bahwa kesepakatan (deal or agreement) telah dicapai dan kedua pihak memiliki komitmen untuk melaksanakannya.
Yang perlu kita ketahui dalam negosiasi tidak akan pernah tercapai kesepakatan kalau sejak awal masing-masing atau salah satu pihak tidak memiliki niat untuk mencapai kesepakatan. Kesepakatan harus dibangun dari keinginan atau niat dari kedua belah pihak, sehingga kita tidak bertepuk sebelah tangan.
Karena itu, penting sekali dalam awal-awal negosiasi kita memahami dan mengetahui sikap dari pihak lain, melalui apa yang disampaikan secara lisan, bahasa gerak tubuh maupun ekspresi wajah. Karena jika sejak awal salah satu pihak ada yang tidak memiliki niat atau keinginan untuk mencapai kesepakatan, maka hal tersebut berarti membuang waktu dan energi kita. Untuk itu perlu dicari jalan lain, seperti misalnya: conciliation, mediation dan arbitration melalui pihak ketiga.
Demikian sekilas mengenai negosiasi, yang tentunya masih banyak hal lain yang tidak bisa dikupas dalam artikel pendek. Yang penting bagi kita selaku praktisi Mandiri, kita harus tahu bahwa negosiasi bukan hal yang asing.
Setiap kita adalah negosiator dan kita melakukannya setiap hari setiap saat. Selain itu negosiasi memerlukan karakter (artinya menggunakan seluruh hati dan pikiran kita), memerlukan penguasaan metoda atau pun teknik-tekniknya dan memerlukan kebiasaan dalam membangun
perilaku bernegosiasi yang baik dan benar.

C  NEGOSIASI ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI

CONTOH 1

Penjual : Mau cari Apa Mas?
Deni     : Hmm, Baju yang ini harganya berapa ya?
Penjual : Kalau yang ini harganya 150.000
Deni     : Wah ko' mahal sekali Mba?
Penjual : Iya, soalnya bahannya bagus dan juga limited edition
Deni     : Iya memang benar bahannya bagus, tapi apakah harganya tidak bisa kurang?
Penjual : Baiklah saya kurangi,jadi 145.000 gimana?
Deni     : Wah itu masih kemahalan Mba, kurangi sedikit lagi Mba
Penjual : Ga bisa Mas ini saja sudah murah
Deni     : Gimana kalau 140.000 Mba?
Penjual : Ga bisa Mas, itu sudah paling murah
Deni     : Ayolah Mba ini buat oleh-oleh saya di rumah
Penjual : Baiklah buat Mas saya bolehkan, mau beli apalagi?
Deni     : Tidak ini saja, ini Uangnya.
Penjual : Ya, terimakasih
Deni     : sama-sama

CONTOH 2
1. Penjual : Good morning, Mam. Selamat pagi.
2. Pembeli : Selamat pagi.
3. Penjual : Mari, mau beli apa?
4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu?
5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?(Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli)
6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?
7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis.
8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa.(Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)
9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir.
10. Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa?
11. Penjual : Tiga ratus ribu.
12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?
13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.
14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.
15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam.
16. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu.
17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi?18. Pembeli : Tidak. Itu saja. Ini uangnya.(Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
19. Penjual : Ya, terima kasih.
20. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye.
21. Penjual : Have a nice day.(Pembeli pergi meninggalkan kios itu)



           










BAB III
 PENUTUP


A.    Kesimpulan dan Saran

            Negosiasi adalah proses tawar-menawar ataupun kesepakatan yang terjadi antara kedua pihak agar keduanya mendapatkan keuntungan ataupun kesepakatan bersama. Negosiasi sudah hampir setiap hari dilaksanakan di dalam kehidupan setiap manusia di bumi ini jadi hendaklah kita bernegosiasi dengan cara yang baik sesuai dengan yang telah diajarkan dengan memandang tingkat kesopanan dan keramah-tamahan yang tinggi.


            Karena itu, dengan adanya makalah ini saya berharap agar kita dapat mengubah cara negosiasi kita yang salah agar menjadi lebih baik lagi sehingga juga dapat meningkatkan akhlak manusia menjadi lebih baik lagi.



SEMOGA BERMANFAAT ;-)







Senin, 02 Maret 2020

Cara Membuat masakan rendang daging Padang

RENDANG DAGING PADANG




Bahan Utama dari resep masakan rendang daging Padang adalah sebagai berikut:

·         2 liter santan (dihasilkan dari 2 buah kelapa tua)
·         1.5 kg daging
·         Bahan bumbu dan rempah untuk resep membuat rendang daging Padang:

·         2 lembar daun kunyit, simpulkan
·         4 lembar daun jeruk purut
·         2 cm asam kandis(gelugur)
·         2 batang daun serai, memarkan

Bumbu resep daging rendang Padang:
Haluskan:

·         12 butir bawang merah
·         2 cm jahe, bakar
·         1 sdt jintan, sangrai
·         1/2 sdt pala
·         Penyedap rasa secukupnya
·         100 g cabe merah besar
·         3 cm kunyit, bakar
·         1/2 sdm ketumbar
·         2 sdt garam
·         6 siung bawang putih
·         5 butir kemiri
·         100 g cabe merah keriting
·         2 cm lengkuas

Cara memasak resep rendang daging sapi spesial Padang
  1. Kita olah dulu daging yang telah disiapkan: potong-potonglah daging rendang dengan bentuk kotak-kotak(dadu) atau sesuai dengan ukuran yang Anda inginkan.
  2. Sebaiknya tidak memotong daging dengan ukuran terlalu kecil, supaya pada saat daging dimasak, tidak membuat daging menjadi hancur.
  3. Siapkan wajan berukuran besar. Tuangkan santan ke dalamnya.
  4. Masukkan juga serai, irisan bawang merah, asam dan daun kunyit.
  5. Aduk-aduk bumbu sampai benar-benar mendidih, yakinkan bahwa santan yang sedang dimasak tidak pecah.
  6. Selama proses ini Anda sebaiknya mengaduk-aduk santan dengan perlahan-lahan dan hingga benar-benar mendidih dan merata.
  7. Jika santan telah mendidih, masukkanlah bumbu yang telah dihaluskan kedalamnya dengan perlahan-lahan dan sesekali mengaduk-aduk. Lakukan selama 20-30 menit.
  8. Bila santan terlihat telah berminyak, Masukanlah potongan daging rendang yang sudah dibersihkan.
  9. Setel nyala api kompor menggunakan api kecil atau sedang, lalu masaklah hingga santan mengental dan mengering dan juga bumbu meresap ke dalam pori pori daging.
  10. Lanjutkan memasak hingga daging menjadi empuk dan matang dengan merata, sabar dan tekunlah untuk mengaduk-aduk perlahan dan terus-menerus supaya bagian dasar tidak menjadi gosong dan daging matang dengan sempurna.





Contoh Surat Lamaran 2020



Tebo,                    2020
Kepada Yth
,
Pimpinan PT. ................
Di _
                  Tempat


Perihal : Lamaran kerja

Dengan Hormat,

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                                 : ..............................
Tempat/Tanggal Lahir       : ..............................
Jenis Kelamin                    : ..............................
Pendidikan                         :...............................
Alamat                               : ...............................
Telepon / Wa                     :.................................

Dengan ini saya mengajukan permohonan kepada Bapak/Ibu untuk dapat kiranya menerima saya sebagai  Karyawan di PT. ....................................... yang bapak/Ibu Pimpin.
          Sebagai bahan pertimbangan bersama ini saya lampirkan bahan-bahan sebagai berikut :

1. Surat lamaran
2. Ijazah Terakhir
3. Pas Photo 3x4 (1 Lembar)
4. Foto Copy KTP
5. Foto Copy KK/ Surat Nikah
6. Daftar Riwayat Hidup/ Pengalaman Perkerjaan


Demikianlah Surat lamaran ini yang saya buat dengan data yang sebenarnya dan atas perhatian serta kebijaksanaan dari Bapak  saya mengucapkan terima kasih.



Hormat saya,




........................







Contoh surat keterangan usaha | dari desa / Kelurahan




KOP DESA

SURAT KETERANGAN USAHA
Nomor :        /      /          /        /     /20

            Yang bertanda Tangan dibawah ini Kepala Desa ........................... Kecamatan.................., Kabupaten................ dengan ini menerangkan bahwa :

Nama Lengkap              : ................................
Tempat / Tgl Lahir        : ................................
Jenis Kelamin               :..................................
Agama                          : .................................
Pekerjaan                      :..................................
Alamat                          :.................................. 

          Bahwa nama tersebut diatas memang benar warga yang beralamat tinggal diatas memiliki Usaha Kebun Karet dengan Luas ± 2 Ha . Dan berjalan baik sampai dengan saat ini.
Demikianlah surat  keterangan ini kami berikan kepada yang bersangkutan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.







Dikeluarkan di     : 
Pada tanggal        :                    
Kepala Desa ..................




...............................








Inilah contoh surat keterangan usaha yang baik dan benar dari kelurahan / Desa. sekian terima kasih. semoga bermanfaat :-)
                                                     




Minggu, 01 Maret 2020

LOGO IAI TEBO | INSTITUT AGAMA ISLAM TEBO









Lagu Daerah Jambi | Gadis Rimbo Bujang, Tebo


LAGU GADIS RIMBO BUJANG


Cantik nian gadis rimbo bujang,
lesung pipih jalan melenggang
Elok nian gadis rimbo bujang,
tutur saponyo sungguh menawan

Ku sapo dio tertunduk malu,
ku rayu dio tersenyum sajo
Didalam hatinyo pun jatuh cinto

Cantik nian gadis rimbo bujang,
lesung pipih jalan melenggang
Elok nian gadis rimbo bujang,
tutur saponyo sungguh menawan

Sayang…sejak dalam pertemuan,
membuat hatiku tak tenang
Siang malam jadi pikiran …

Abang… sayo juga merasokan sejak kito bertemu pandang susah tiduk susah makan….
Kalo itu yang kito rasokan, berarti kito samo samo jatuh cinto
Kalo abang nak ke rimbo bujang, naiklah omplen duduk didepan
Kalo abang benar benar sayang, apo tandonyo boleh kusimpan.















Lagu daerah jambi | batang hari




Batanghari aeklanyo tenang
Biakpun tenang deraslah ketepi
Anaklahnyo Jambi jangan lah di kenang
Siang tebayang bamimpi malam lah bamimpi

Anaklah Jambi jangan lah di kenang
Siang tebayang bamimpi malam lah bamimpi
Jalanlah jalan ke Ojong Jabong
Singgah sebentar di Penyaguan

Oy rindu dan dendam dik oy idaklah tetanggong
Budi setitik kenang jadilah kenangan
Rindu dan dendam dik oy idaklah tetanggong
Budi setitik kenang jadilah kenangan

Pegi besantai ke Tanggo Rajo
Nampaklah jelas Jambi Seberang
Maulah ku pinang dek oy apolah kan dayo
Sudahlah nasib orang diambeklah orang

Maulah ku pinang dek oy apolah kan dayo
Sudahlah nasib orang diambeklah orang
Batanghari kebanggaan Jambi
Sungai tepanjang sebatas negeri

Pojoklahnyo hati dek oy bawaklah menari
Mari berjoget lagu si Batang Hari
Pojoklah hati dek oy bawaklah menari
Mari berjoget lagu si Batang Hari







Puisi perpisahan guru tercinta | Contoh Puisi Guru Tercinta Tentang Perpisahan

Puisi Perpisahan Guru Tercinta Selamat tinggal guru ku tercinta Setelah hari ini di sekolah ini kami tak lagi ada.. Setelah b...